IFC Home
Creating Opportunity Where It's Needed Most

IFC dan Bank Dunia Melibatkan Sejumlah Pemangku Kepentingan untuk Mempromosikan Sektor Minyak Kelapa Sawit yang Berkelanjutan


Di Jakarta:
Novita Wund, IFC

Phone: (+62) 8118400438

E-mail:
NWund@ifc.org

Di Washington, D.C.:

Irina Likhachova, IFC
Phone: (+1) 202 473 1813

E-mail: ILikhachova@ifc.org


Indonesia, 18 Mei, 2010 — IFC dan Bank Dunia telah mengadakan sesi konsultasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di Indonesia, antara lain di Medan, Pontianak, dan Jakarta pada tanggal 3-7 Mei, 2010, sebagai bagian dari proses konsulasi global yang menyeluruh guna merumuskan Strategi Minyak Kelapa Sawit Kelompok Bank Dunia. Sebanyak 140 peserta dari berbagai lembaga swadaya masyarakat, komunitas-komunitas yang terkena dampak, petani penggarap kecil maupun besar, perwakilan pemerintah, serta para peneliti ikut serta dalam proses konsultasi ini..  

“IFC dan Bank Dunia berupaya untuk mempromosikan praktek-praktek berkelanjutan di dalam sektor yang dapat memberi keuntungan bagi masyarakat miskin, melestarikan hutan, keaneka-ragaman hayati serta komunitas kehutanan,” kata Adam Sack, IFC Country Manager untuk Indonesia. “Tantangan di sektor ini sangat besar dan membutuhkan upaya yang terkoordinasi dari berbagai pemangku kepentingan. Proses konsultasi yang dilakukan ini merupakan awal dari apa yang kami harapkan sebagai proses dialog yang akan terus dilakukan, serta sebagai bentuk kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, sambil kita terus berupaya dan bekerja untuk mencapai tujuan yang sama,” tambahnya.  

Para peserta konsultasi di Indonesia ini menunjukkan dukungan terhadap keterlibatan Bank Dunia yang terus berlanjut dalam sektor minyak kelapa sawit seiring dengan mitra-mitra kerja lainnya dalam upaya untuk mencari solusi yang berkelanjutan hingga dapat menciptakan landasan yang berkelanjutan bagi sektor ini.  Pembahasan mengenai permasalahan sosial dan tata kelola dalam sektor minyak kelapa sawit mendominasi diskusi dalam sesi konsultasi, dengan fokus terhadap penggunaan lahan, sengketa tanah, peraturan dan regulasi yang seragam dan transparan, serta pelaksanaan penerapan hukum yang efektif.

Permasalahan-permasalahan lain yang didiskusikan juga meliputi pembahasan untuk memberikan kesempatan ekonomi yang adil untuk petani kecil, melestarikan sumber daya alam, dan melindungi hak-hak masyarakat adat. Terdapat persamaan pendapat yang merata mengenai pentingnya dukungan terhadap  para petani kecil dengan cara meningkatkan akses terhadap pembiayaan, memberikan sarana produksi pertanian dan bimbingan praktek pertanian yang lebih baik, serta memperbaiki kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar.

Lembaga swadaya masyarakat yang terlibat dalam proses konsultasi ini antara lain Sawit Watch, Greenpeace, Setara Foundation, Borneo Child Aid Society, dan Tenaganita. Selain itu, perwakilan dari sektor swasta meliputi Sinar Mas, Bank Mandiri, Rea Kaltim, Musim Mas dan Wilmar. Para peneliti yang ikut serta dalam proses konsultasi ini meliputi perwakilan dari CIFOR, Zoological Society of London dan  Indonesian Palm Oil Palm Research Institution. Badan  Perencana Pembangunan Nasional (BAPPENAS), pejabat-pejabat dari Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan, perwakilan dari Asosiasi Perkebunan Indonesia (IPA), Asosiasi Minyak Kelapa Sawit Indonesia (IPOA) and Asosiasi Minyak Kelapa Sawit dari Malaysia juga hadir.

Konsultasi di Indonesia ini merupakan bagian dari upaya Kelompok Bank Dunia untuk menyentuh permasalahan ini secara global untuk memperoleh masukan guna merumuskan strategi global untuk keterlibatan di sektor minyak kelapa sawit di masa yang akan datang. Hingga strategi ini terbentuk, Kelompok Bank Dunia akan menangguhkan pengembangan proyek-proyek baru di sektor ini. Konsultasi dengan para pemangku kepentingan juga telah dijalankan di Washington DC, Amerika dan di San Jose, Costa Rica. Konsultasi-konsultasi lebih lanjut sedang direncanakan untuk dilaksanakan di Accra, Ghana dan Amsterdam, Belanda. Untuk Informasi lebih lanjut tentang proses pengembangan strategi minyak kelapa sawit dengan beragam pemangku kepentingan Kelompok Bank Dunia, harap mengunjungi: www.ifc.org/palmoilstrategy